Apple Store

Toko Apple di AS Tetap Tutup Hingga Awal Mei

Apple mengumumkan kepada para karyawannya bahwa toko ritelnya akan tetap ditutup berikut prosedur kerja dari rumah akan tetap diberlakukan hingga awal bulan depan.

Apple Miami/Foster + Partners

BeritaMac – Penutupan toko ritel Apple di Amerika Serikat bakal berlangsung lebih lama dari yang dijadwalkan sebelumnya karena masih merebaknya wabah virus Corona (Covid-19). Untuk diketahui di AS, kasus positif sudah menembus hampir 300.000.

Melalui surelnya, Apple mengumumkan kepada para karyawannya bahwa toko ritelnya akan tetap ditutup berikut prosedur kerja dari rumah (WFH) akan tetap diberlakukan hingga awal bulan depan.

“Pengaturan kerja yang fleksibel akan tetap berlaku untuk semua kantor, dan semua toko ritel akan tetap ditutup, hingga awal Mei,” tulis Apple Senior Vice President of Retail and People Deirdre O’Brien dalam surelnya sebagaimana dikutip dari Bloomberg, Sabtu (4/4/2020).

Menurut O’Brien, Apple terus memantau kondisi lokal untuk setiap fasilitasnya setiap hari dan akan memutuskan untuk beroperasi kembali berdasarkan tinjauan menyeluruh, bijaksana dan panduan terkini dari pemerintah daerah dan pakar kesehatan masyarakat.

Dia menambahkan Apple tengah menyiapkan opsi untuk memastikan orang tua mendapat dukungan dan fleksibilitas untuk menyesuaikan jadwal mereka sesuai kebutuhan.

Apple juga disebutkan menyadari banyak orang tua menyeimbangkan homeschooling dengan bekerja. Selain itu, para karyawan juga didorong untuk terbuka dengan manajemen tentang tantangan yang dihadapi.

Di AS sendiri, Apple memiliki sekitar 270 toko ritel. Sebelumnya, Apple sedianya akan kembali membuka toko ritelnya di luar China daratan yang berjumlah 458 pada awal April ini.

O’Brien bilang, tim eksekutif Apple terus mengadakan pertemuan setiap hari dan berkoordinasi erat dengan tim di seluruh perusahaan di tengah wabah Covid-19.

Source: Bloomberg.com

Comments
To Top