AirPods

Greg Joswiak Ibaratkan Pertumbuhan AirPods seperti Api

Petinggi Apple yang membidangi pemasaran produk Apple mengibaratkan pertumbuhan AirPods hampir saja seperti api yang membakar semak-semak dengan cepat.

Vice President of Product Marketing Greg Joswiak/iClarified

Vice President of Product Marketing di Apple, Greg Joswiak berbicara dengan Wired mengenai pertumbuhan AirPods yang sangat mengesankan dan tidak pernah terbayangkan oleh perusahaan.

Joswiak mengibaratkan pertumbuhan perangkat audio true wireless (TWS) yang dikembangkan oleh Apple tersebut hampir saja seperti api yang membakar semak-semak dengan cepat.

“Hampir seperti api, seberapa cepat menyebar. Ini dilakukan bahkan lebih baik daripada yang bisa kita bayangkan,” ungkap dia dalam wawancaranya dengan Wired dikutip oleh BeritaMac, Minggu (10/5/2020).

Pernyataan ini bukan tanpa alasan. Meski tidak pernah merilis angka untuk produk di kategori wearable, Apple diperkirakan telah menjual sebanyak 35 juta unit AirPods sepanjang 2019 lalu.

Bahkan dalam laporan kinerja keuangan Apple selama kuartal pertama 2020, CEO Apple Tim Cook mengatakan permintaan terhadap AirPods terus menjadi fenomenal. Bahkan bisnis perangkat wearable-nya diklaim seukuran perusahaan Fortune 500.

Baca juga: Jurnalis Bloomberg Bocorkan Desain & Jadwal Peluncuran Headphone Merek Apple

AirPods kali pertama hadir pada 2016 lalu. Saat itu, Apple merilisnya berbarengan dengan peluncuran iPhone 7 dan iPhone 7 Plus yang kontroversial lantaran tidak dilengkapi headphone jack 3.5mm.  

Joswiak lantas menyebutkan alasan mengapa Apple menghadirkan AirPods. Apple disebutkan memiliki visi untuk masa depan dengan mengeluarkan perangkat audio nirkabel sebenarnya tersebut.

“Kami memiliki produk nirkabel yang luar biasa ini, iPhone. Namun, yang mulai terasa aneh adalah ketika Anda melihat seseorang menggunakan headphone berkabel. Saat itu Anda berpikir, mengapa Anda memasang kabel?” tanya dia.

Baca juga: Cara Mengaktifkan ANC di Satu Earbud AirPods Pro

Masih dalam wawancaranya, Joswiak menyebutkan beberapa tahap pengembangan AirPods. “Kami bersama Stanford memindai ratusan telinga dan gaya serta bentuk telinga yang berbeda untuk membuat desain yang akan berfungsi sebagai solusi satu ukuran di seluruh populasi yang luas.”

Dengan AirPods Pro, Apple disebutkan melakukan penelitian lebih lanjut dengan mempelajari lebih banyak jenis telinga. Itu memungkinkan mereka untuk mengembangkan desain AirPods dengan tiga ukuran ujung yang berbeda cocok dengan sebagian besar telinga populasi dunia.

Hingga saat ini, ada tiga model AirPods yang dijual Apple di pasaran. Yaitu AirPods generasi pertama, AirPods generasi kedua yang diluncurkan pada Maret 2019, serta AirPods Pro dengan fitur Anti Noise Canceling pada Oktober di tahun yang sama.

Sumber: Wired.com

Greg Joswiak Ibaratkan Pertumbuhan AirPods seperti Api
Comments
To Top