Miscellaneous

Epic Games Tuntut Apple usai Fortnite Didepak dari App Store

Epic Games selaku pengembang game populer Fortnite menyiapkan langkah hukum untuk menuntut Apple karena telah menghapus game tersebut dari toko aplikasinya.

Nineteen Eighty-Fortnite

BeritaMac.id – Penghapusan game Fortnite dari App store berbuntut panjang. Epic Games selaku pengembang game populer tersebut melakukan perlawanan terhadap Apple.

Melalui situs resminya disitat BeritaMac, Jumat 14/8), Epic Games mengumumkan pihaknya telah menyiapkan tuntutan hukum terhadap Apple karena telah menghapus Fortnite dari toko aplikasinya.

“Apple adalah raksasa yang berusaha untuk mengontrol pasar, memblokir persaingan, dan menahan inovasi. Apple lebih besar, lebih kuat, lebih mengakar, dan lebih merusak daripada para pemonopoli,” kata Epic Games seperti dikutip dalam dokumen tuntutan hukumnya..

Epic Games mengatakan, dengan kapitalisasi pasar hampir $2 triliun, ukuran dan jangkauan jauh Apple melebihi monopoli teknologi mana pun dalam sejarah.

Sang pengembang game juga telah merilis video pendek berisi kampanye perlawannya terhadap Apple berjudul “Nighteen Eighty-Fortnite”. Video ini didasarkan pada iklan ikonik Apple, “1984”, yang kala itu digunakan untuk melawan IBM.

Dalam video kampanyenya, Epic Game menyerukan kepada para pemain Fortnite untuk bergabung dalam perjuangan untuk menghentikan 2020 agar tidak menjadi 1984.

Simak juga: Apple Depak Game Fornite dari App Store, Apa Alasannya?

Didepaknya game Fortnite dari App Store bermula saat Epic Game meluncurkan sistem pembayaran langsung tanpa melalui sistem pembayaran dalam aplikasi (In-App Purchases) dari Apple.

Sistem pembayaran langsung tersebut memungkinkan para pemain membeli mata uang digital V-Bucks. 1.000 V-Bucks dijual dengan harga sekitar USD$8.

Tak lama, Apple pun menghapus game tersebut dari App Store. Mereka menyatakan bahwa sistem pembayaran langsung yang diterapkan oleh Epic Games di Fortnite menyalahi aturan pedoman App Store miliknya.

Epic Games sendiri menerapkan sistem pembayaran langsung lantaran mereka keberatan dengan potongan sebesar 30 persen yang diambil Apple dari pembayaran. Kebijakan inilah yang juga tidak disukai oleh Spotify.

Jadi tidak heran jika Spotify kabarnya mendukung Epic Games dalam melawan Apple. Padahal Apple telah memberikan kelonggaran bagi layanan musik streaming dari Swedia itu untuk mendukung Siri dan HomePod.

Sumber: Epicgames.com

Comments
To Top