Miscellaneous

Sidang Kasus Gugatan Epic Games Lawan Apple Bakal Dimulai Juli 2021

Pengadilan Distrik California Utara mengatakan persidangan kasus perseteruan antara Epic Games dan Apple bisa dilakukan pada pertengaham tahun depan.

Epic Games/Ist.

BeritaMac.id – Persidangan kasus gugatan hukum yang dilayangkan oleh Epic Games terhadap Apple terkait penarikan game Fornite dari App Store sepertinya bakal berlangsung lama.

Dilansir 9to5Mac dari CNN, Selasa (29/9), hakim Yvonne Gonzalez Rogers dari Pengadilan Distrik California Utara mengatakan persidangan kasus perseteruan antara Epic Games dan Apple bisa dilakukan pada Juli 2021.

Dalam sidang dengar, hakim Rogers menyatakan bahwa kasus tersebut harus diadili oleh juri. Dia mengklaim bahwa Epic mengetahui persis apa yang mereka lakukan saat meluncurkan pembaruan Fortnite dan kampanye publik melawan Apple.

Hakim mengklaim bahwa Epic Games masih tidak jujur dengan apa yang dilakukannya terhadap Apple. Padahal mereka menyadari bahwa hal tersebut merupakan pelanggaran.

Menanggapi hal tersebut, pengacara Epic Games mengatakan bahwa kliennya menyadari telah melanggar persyaratan App Store. Namun itu dilakukan karena mereka yakin Apple memiliki kontrak anti-persaingan yang memaksakan keputusan ini.

Hakim menyebut apa yang dilakukan oleh Apple mirip seperti yang dilakukan oleh perusahaan lainnya seperti Nintendo, Sony, dan Microsoft. Mereka memiliki platform game sendiri dengan sistem pembayarannya masing-masing.

Berita Lainnya:

Seperti diketahui, Epic Games merilis sistem pembayaran sendiri dalam update buat game Fornite tanpa melalui sistem pembayaran in-app purchases (IAP) dari Apple.

Apple menganggap bahwa apa yang dilakukan oleh Epic Games telah melanggar kebijakan App Store sehingga mereka menarik Fornite dari toko aplikasinya.

Tidak hanya itu, mereka juga menutup akun pengembang Epic Games. Tapi malahan Epic Games meminta agar gamenya tersebut tidak dihapus dari App Store.

Epic Games lantas melayangkan gugatan hukum terhadap Apple karena telah menarik game yang dikembangkannya dari App Store. Apple dituduh melakukan praktik monopoli dengan mengambil biaya 30% dari pembelian dalam aplikasi.

Sumber: 9to5Mac.com

Comments
To Top